Registrasi

Berita:

Forum S2 telah tersedia aplikasi Android Download n install di Google Play Store untuk IOS di iTunes ini
Administrator
*****

dadi angler

Pebruari 01, 2017, 07:08:01 AM
Pak Lurah Tulisan: 1353
Kita akan mengupas seputar Reel spining, karena tidak afdol dan tidak komplit jika mancing kita tanpa piranti yang satu ini, mari kita berdiskusi hangat.
Pada reel jenis spining yang biasa kita pakai, ada istilah Max Drag, jika kita akan membeli reel pasti pertanyaan yang sering ditanyakan adalah berapa maximal drag reel ini..? tahukan anda apa itu maximal drag pada reel spining…?
dan apakah maximal drag tersebut juga berhubungan dengan kekuatan reel..??
maximal drag adalah : Kondisi pada saat reel dikunci habis, lalu dipaksa keluar dalam tarikan maximum, sehingga menyebabkan reel berputar dan berdering sangat keras. Bahasa gampang nya adalah jika reel yang mempunyai max drag 5 kg. spool kita matikan kemudian jika talinya ditarik dengan kekuatan dibawah 5 kg maka spool tidak bergerak tetapi jika lebih dari 5 kg makanya spoolnya bergerak. Lalu apakah reel yang melebihi beban angka aman bisa terkena over drag, jawaba nya PASTI BISA, efeknya jika kita over drag adalah line roller dan bail arm pada daleman reel yang akan rusak dan aus pastinya.
lalu apa sedikit tips jika kita akan membeli sebuah piranti yang dinamakan reel berikut adalah sedikit tips ringan nya

PERTAMA
Body Reel :
Banyak bahan baku body reel, spt grafit, aluminium, magnesium, bahkan plastik.
Ada lagi zaion, ini di populerkan oleh daiwa, “Zaion” is simply explained as a high density carbon resin, C14 nya shimano
Masing2 ada keunggulan dan kelemahan nya. Dan tentunya reel berbahan logam akan lebih kuat dan berat di banding yg non logam dan juga lebih rentan korosi kalo terkena air laut. Hati2 dgn reel yg berbahan magnesium (bobot ringan) yg rentan korosi.
Tp juga konon yg saat ini berbahan magnesium sdh di olah sedemikian rupa shg tidak spt dulu lagi alias lebih kuat thdp korosi.

Reel size :
Semakin besar reel tentu kapasitas benang semakin banyak tapi juga tentu akan lebih berat. Ukuran reel sesuaikan dgn target dan medan pancing nya. Misal hanya ingin mancing nila sekiloan tentu ga perlu reel dgn size 8000 misal nya. Makin kecil biasanya makin ringan, dan tidak membuat capai. Seiring dgn perkembangan zaman, di mana skr benang PE/braided sdh demikian popular, maka skr lebih di mungkin kan memakai reel yg lebih kecil. Krn diameter benang yg semakin kecil tentu kapasitas spool tetap memadai untuk kebutuhan mancing kita

Gear ratio :
Gear ratio adalah perbandingan putaran spool (multipler/OH reel) atau bail arm pada spinning reel terhadap 1 kali engkol/handle. Semakin tinggi gear ratio akan semakin banyak benang yg tergulung masuk ke dalam reel dan sebaliknya. Tp semakin tinggi gear ratio juga akan membuat putaran terasa makin berat di banding kan yg rasio rendah.

Buat aplikasi jigging atau trolling umumnya memakai PG (power gear istilah shimano) alias low gear ratio, buat aplikasi casting, popping akan lebih enak dgn HG(high gear) ratio.
Berapa sih angka buat PG/HG? Ga ada rumusan nya sih, biasanya di atas 5:1 di anggap HG, di bawah itu PG. Saya pribadi suka memakai reel dgn ratio 5:1 (+/-), msh enak buat jigging maupun popping.

Drag system:
Pada spinning reel ada dua macam model, yaitu front drag reel dan rear drag reel alias drag di depan atau belakang.
Yg banyak di jumpai saat ini adalah drag di depan, pengatur tekanan drag merangkap juga sebagai pengunci spool. Kalo yg drag belakang, setelannya yah di belakang juga.
Keuntungan drag belakang salah satunya adalah bias melepas spool tanpa merubah setting drag sebelum nya. Tp biasanya reel dgn drag model ini tidak di design buat ikan2 besar.
Masing2 merk mempunyai teknologi dan bahan drag yg berbeda, tentu dgn keunggulan dan kekurangan masing2.

Hal utama yg patut di perhatikan soal drag adalah smoothness , atau spool berputar dgn lembut/halus tanpa hambatan di posisi setelan drag berapapun. Apalagi di settingan High drag, mutlak harus smooth, kalo tidak resiko teringan adalah line break alias benang putus, atau jorpat alias joran patah.
Yg berikutnya adalah drag max, berapa tarikan/tekanan yg di perlukan utk membuat spool berputar saat knop drag di putar mentok. Biasanya pembeli menyukai reel dgn spek max drag nya tinggi walau belum tentu di perlukan.

Spool :
Perlu juga di perhatikan terbuat dari apa spool ini? anodized aluminum spool or a graphite spool .Spool dari plastik/graphite dan sejenisnya kayaknya kurang pas kalo di beri benang PE, krn ada resiko kalah dgn benang ini. Tp enaknya, spool jenis ini bebas korosi dan yg pasti lebih ringan. Spool dgn bahan logam tentu lebih kuat walau lebih berat, bisa dan aman di aplikasikan dgn benang PE.
Hanya perlu perawatan extra kalo memakai PE line, respooling setelah memancing di anjurkan demi mencegah spool korosi. Jgn lupa hrg spool itu lumayan mahal sekitar 20-30% harga reel nya, dan itu pun belum tentu ada barangnya kadang harus inden.
Spool juga ada bbrp model, yg standard, yg long spool ( biasanya ini buat surf reel, krn enak buat cast nya) dan deep spool (sdh agak jarang skr).
Ada juga reel yg di jual dengan extra spool, jadi 1 reel 2 spool.

Ball bearing :
Ball bearing biasanya berhubungan dgn ringannya putaran reel, baik dr handle, tangkai, gearing dll. Teoritis, semakin banyak BB akan semakin mulus putaran reel nya dan pasti semakin berat bobot reel nya. Tp jgn lupa BB juga banyak kualitasnya, pada reel high end umumnya memakai BB anti karat (ada istilah ARB, CRB dll tergantung merk reel nya). Sehingga mutu dr BB baik dan tahan lama (hrg juga jadi mahal).
Sebaliknya dgn reel low end, sering menonjolkan jumlah BB tp tidak di dukung dgn BB yg baik. Sehingga setelah bbrp kali pemakain BB mulai karat dan malah membuat reel jadi seret atau bahkan rusak.
Jadi intinya jgn terjebak dgn promosi jumlah BB, lebih baik BB 4-6 buah tp baik mutunya drpd reel dgn 10 BB tp entah bgmn kualitasnya

Model handle :
Ada handle model lipat, ada lagi yg istilahnya power handle. Yg model power handle lebih baik, juga lebih enak di pandang

KEDUA
Yang harus sangat diperhatikan pada pembelian Reel ini adalah pada keseimbangan dimana spot yang akan kita gunakan untuk memancing, SALAH jika kita akan memancing di empang dengan target mujair 5-7 jari kita mengunakan reel dengan kapasitas 7000 ke atas.

KETIGA
Biaya, berbicara soal harga reel tentunya kita juga mengacu pada dimana kita mengunaka nya, sama dengan point KEDUA diatas, sesuaikan dengan kemampuan, kondisi dan spot dipakai nya reel tersebut.
Reel dengan harga muahal tapi kita jarang memakainya akan sangat sayank dibeli, tapi harga mahal adalah jaminan dari pengunaan yang jangka panjang dan kenyamanan saat digunakan

KE EMPAT
Keseimbangan pada kapasitas reel,seperti diamater senar yang tertera pada reel juga harus kita perhatikan, Penting mengetahui kekuatan maksimal drag dari reel baru kita cari line yang sesuai, dan jangan lupa sesuaikan dengan kekuatan lbs rod yang akan digunakan.
Bila drag maksimal reel 20lbs (9kg) kita dapat gunakan line kelas 30-60lbs (maksimal 3x kekuatan reel), kita sesuaikan rod yang kita punya berapa lbs. Untuk rod yang penting jangan melebihi batas maksimal dari lbs yang tercantum di rod atau rod anda akan patah (paling buruk). Maksimal tertulis 40lbs ya gunakan kelas 20-40lbs.